[ REVIEW NOVEL ] “Meet the Sennas” by Orizuka

20141005_084526
Judul : Meet the Sennas
Penulis : Orizuka
Penerbit : Penerbit Nourabooks
Tebal : 353 halaman
Kategori : Fiksi – Remaja


Aku Daza Senna.
Anak kedua dari tiga bersaudara. Yang artinya
aku anak tengah…

Astaga. Aku menulis apa, sih?
Oke, mari coba lagi.

Aku Daza Senna.
Aku tinggal bersama orang-orang yang sama
sekali tak bisa disebut normal.
Dan sialnya, orang-orang itu adalah keluargaku.

Hmm, ini sudah lebih bagus.

 


Daza Senna adalah anak kedua dari keluarga Senna yang memiliki keunikan—yang dianggap tak normal oleh Daza sendiri—yang tidak dimiliki keluarga lain. Semua ketidaknormalan yang ia rasakan terhadap keluarganya dituangkan pada buku harian jadul pemberian tantenya yang jika bukunya dibuka dan ditutup akan menguarkan bau menyengat yang diibaratkan Daza seperti bau kemenyan.

Ternyata kenyataan bahwa Daza adalah salah satu bagian dari keluarganya yang tidak normal bukanlah satu-satunya hal yang ia benci di dunia ini. Ada satu lagi musuh bebuyutan yang membuat Daza muak, yakni Matematika. Pelajaran yang tidak pernah ia taklukkan dan menjadi momok terbesar baginya yang sudah kelas XII SMA. Nilai-nilai matematika Daza yang di bawah standar, membuatnya terpaksa menyetujui ide sang ayah yang akan memanggil seseorang sebagai guru les Matematikanya—setelah diancam akan dinikahkan dengan sapi milik neneknya di desa.

Logan adalah nama cowok yang ditunjuk untuk menjadi guru privat Matematika Daza. Wajah Logan yang tampan dan cara berbusananya yang menurut Daza cool itu sesaat membuat Daza terpesona dan berinisiatif untuk bisa lebih dekat dengan cowok itu. Sampai Logan tanpa tedeng aling-aling menunjukkan sifat yang berlawanan dengan apa yang diharapkan Daza. Dingin, bermulut tajam, dan sama sekali tidak ramah. Baru hari perkenalan saja mereka sudah adu mulut yang membuat Daza dengan segera membenci tutor Matematikanya itu.

Untungnya di sekolah ada satu cowok imut kelas XI yang bisa menjadi penawar stress yang dialamai Daza di rumah—keluarganya yang tak normal ditambah monster berwujud guru les privat bernama Logan. Namanya Dalas. Yang dikenal Daza saat cowok itu ditugaskan oleh guru Matematika mencari Daza ke kelas, setelah itu mereka jadi sering bertemu di sekolah. Sifat Dalas yang menyenangkan selalu bisa membuat Daza tersenyum dan membuat perasaan Daza seketika ringan. Keduanya dengan cepat menjadi akrab, bahkan dalam pertemuan mereka yang ketiga Dalas tanpa malu mengutarakan ajakan ngedate pada Daza, meski gadis itu menolaknya karena terlalu terkejut dan sahabatnya, Rinda, mengatainya bodoh atas apa yang Daza lakukan. Namun Daza tidak bisa lagi mengelak saat untuk kedua kalinya adik kelasnya itu menembaknya lengkap dengan lagu I’m yours milik Jason Mraz.

Namun Daza tidak tahu, saat ia menjalani hari-hari dengan Dalas sebagai cowoknya, perlahan-lahan ada yang berbeda dengan bagaimana cara ia menatap Logan. Tidak peduli sikap kasar dan kalimat dari cowok itu yang selalu menyakiti hatinya, perasaaan yang Daza rasakan pada guru privatnya itu semakin besar. Menggoyahkan hubungannya dengan si cowok imut, Dalas.

SINOPSIS :

Pertama kali diterbitkan, buku ini berjudul “Duh…Susahnya Jatuh Cinta…!”. Menurut penuturan Orizuka di sesi Ucapan Terima Kasih, buku ini dulunya cepat menghilang dari pasaran sehingga Orizuka berkeinginan menerbitkannya kembali lengkap dengan pembaruan beberapa bagian cerita juga judulnya yang diubah menjadi “Meet the Sennas”.

Kocak, lawak, gila! Lebih gila dari “The Truth About Forever” yang saya baca sebelumnya 🙂 Kata demi katanya diramu dengan baik, sampai saya nggak sadar kalau saya sedang membaca genre teenlit yang sebisa mungkin saya hindari (salahkan sinet-sinet Indo yang bikin sinetron abege kelewat ababil dan lebay). Rasanya, apapun genre buku Orizuka selalu berhasil membuat saya ngakak layak orang gila, bahkan TTAF yang sicklit itu sekalipun 🙂

Yang saya suka dari buku ini adalah bahwa Orizuka bukan hanya menomorsatukan hubungan asmara antara Logan-Daza-Dalas. Ia juga menyuguhkan cerita-cerita seru dan gokil tentang keluarga Senna, mulai dari cerita keabnormalan mereka yang nggak pernah gagal bikin perut mules karena ketawa seru sampai beberapa momen-momen menyentuh hati saat tante Daza yang seorang janda muda melahirkan 🙂

Sekali lagi, meski teenlit, buku ini bisa juga dibaca sama yang udah lumayan tua kaya’ saya haha~ ceritanya ringan, alurnya mengalir alami, serta pemilihan bahasanya gampang dicerna. Hanya saja menurut saya, porsi munculnya Dalas sedikit sekali dalam buku ini. Padahal saya mengharapkan lebih nih, pingin tahu seperti apa sebenarnya isi hatinya saat hubungannya sama Daza goyah. Karena orang yang kebanyakan senyum dan punya sifat ceria pun juga punya hati kan?!

But afterall buku ini bagus sekali. Tipe-tipe buku ringan yang bisa dibaca sebagai teman minum teh (emang biskuit?). RECOMMENDED!! 🙂

4koma5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s