[ REVIEW NOVEL ] “Lara” by Sybill Affiat

IMG_20151003_194912
Judul : Lara
Penulis : Sybill Affiat
Penerbit : Penerbit Stiletto
Tebal : 233 halaman
Genre : Fiksi – Dark – Drama – Fantasi – Supranatural


Lara merasa kehidupannya jungkir balik 180o sejak kematian sang ayah. Ibunya—yang belum bisa menerima kematian sang suami—telah berubah menjadi orang asing yang tidak lagi peduli padanya. Dan hubungannya dengan sang kakak, Saras, pun pelan-pelan merenggang. Terlebih setelah sang Kakak memilih untuk mengejar cita-citanya dan bersekolah di Singapura.

Seakan melengkapi keganjilan kehidupannya, suatu malam Lara mendengar suara kekasihnya, Rayan, di depan rumah. Ia memberanikan diri menghampiri asal suara dan menemukan laki-laki itu dalam keadaan pucat dan acak-acakan. Takut terjadi sesuatu yang buruk pada Rayan, Lara membukakan pintu untuknya. Namun begitu pintu terbuka, sosok Rayan lenyap.

Tak berhenti sampai di situ. Suatu pagi Lara juga mendengar mbok Yam, pengurus rumahnya, menangis tersedu-sedu dan bercakap-cakap entah dengan siapa di dalam kamar yang wanita itu tempati seorang diri. Lalu saat Lara pergi ke dapur untuk membuat sarapan, ia melihat Saras ada di sana. Duduk diam di salah satu kursi dan menatap Lara dengan pandangan kosong dalam waktu yang lama. Sampai akhirnya tangan Saras menunjuk ke sebuah meja dan Lara melihat apa yang dimaksud kakaknya itu. Betapa terkejutnya Lara menemukan secarik undangan di atas meja itu. Undangan untuk sang ibu. Undangan untuk menghadiri acara pembacaan doa tiga hari meninggalnya Rayan. Apa maksud semua ini?

.

.

.

“…Namun di antara semua rasa ini, perasaan paling tidak menyenangkan adalah aku merasa sangat jauh dengan orang-orang yang aku cintai. Sulit sekali untuk menggapai mereka.” ㅡ hal. 122

“…segala yang terjadi dalam kehidupan manusia di alam semesta ini selalu memiliki makna yang baik. Pemahaman untuk itu hanya milik Sang Penguasa alam semesta. Kita hanya manusia biasa yang menjalankan apa yang sudah ditentukan.” ㅡ hal. 209

.

.

.

Lara adalah novel kedua dari Sybill Affiat yang diterbitkan oleh Penerbit Stiletto, setelah buku pertamanya “Apartemen 666”—yang saya belum sempat baca hehe. Dan saya dapat buku ini setelah dewi fortuna memberi keberuntungan pada saya memenangkan GA yang dibuat oleh kak Atria. Kebetulan waktu itu ingin coba punya koleksi buku dari Stiletto—yapp~ ini buku penerbit Stiletto saya yang pertama 🙂

Pada bab-bab awal buku, kita akan disuguhi banyak teka-teki yang membuat kening berkerut. Saat membaca buku ini, saya sendiri juga sedikit kebingungan dengan kondisi Lara—ditambah penulis menggunakan alur maju mundur dalam menggambarkan cerita. Bahkan saya sampai sempat menyerah beberapa saat lho, karena dilanda—jujur nih—kebosanan menebak-nebak teka-teki misteri yang menghampiri Lara secara bertubi-tubi 😀

Meskipun penyelesaian masalah dalam buku ini terkesan cepat—dengan porsi jumlah halaman yang sedikit dari keseluruhan isi buku—dan ada beberapa bagian yang menurut saya sedikit dipaksakan, tapi saya menyukainya. Semua misteri yang dimunculkan memiliki penyelesaian dan tidak ada satupun yang ditinggalkan menggantung begitu saja.

Selain itu, saya juga menyukai ide penulis yang menyisipkan adegan-adegan yang sempat bikin merinding di dalamnya, seperti kemunculan beberapa hantu ihihihihihihihi~/dicaplok/ Ada juga penjelasan tentang ritual-ritual mistis dan juga hal-hal yang menyangkut arwah manusia. Saya bukan tipikal yang 100% percaya pada hal-hal semacam ini sih. Namun saat membaca buku ini, saya jadi ingat tentang permainan jailangkung(menggunakan koin)yang beberapa kali saya—dan teman-teman—mainkan semasa SMP dan ritual ini benar-benar berhasil, yang entah karena sugesti kami sendiri atau memang arwahnya terpanggil. Jadi kira-kira, hal-hal mistis semacam ini benar adanya nggak ya?

tiga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s